Kisah The Beatles: Bagaimana Empat Sahabat dari Liverpool Mengubah Musik Dunia
Muhammad Fikri Gunawan · · 10 menit baca
The Beatles (John Lennon, Paul McCartney, George Harrison, dan Ringo Starr) berubah dari grup klub di Liverpool menjadi fenomena dunia hanya dalam delapan tahun. Inilah kisah, lagu terbesar, rekor, dan warisannya.
Jawaban singkat: siapa itu The Beatles?
The Beatles adalah grup rock asal Inggris yang dibentuk di Liverpool pada 1960, beranggotakan John Lennon, Paul McCartney, George Harrison, dan Ringo Starr. Sejak single pertama "Love Me Do" (1962) sampai bubar pada 1970, mereka merilis 12 album studio di Inggris dan menjadi grup paling berpengaruh dalam sejarah musik pop, dengan lagu seperti "Yesterday", "Hey Jude", "Let It Be", dan "Come Together".
Mereka mengubah arti sebuah grup pop: menulis sebagian besar lagunya sendiri, menjadikan studio rekaman sebagai instrumen, dan membuat album menjadi karya seni yang utuh. Panduan ini mengikuti kisah mereka per era, lalu membahas lagu-lagu terbesar, rekor dan penghargaan, serta alasan mereka masih penting.
Poin penting
- Grup ini tumbuh dari Liverpool: Lennon bertemu McCartney pada 6 Juli 1957, Harrison bergabung pada 1958, dan Ringo Starr menjadi drummer pada Agustus 1962.
- Residensi panjang di klub-klub Hamburg dan di Cavern Club, Liverpool, mengasah kemampuan panggung mereka, lalu manajer Brian Epstein dan produser George Martin mengubah mereka menjadi bintang rekaman.
- Beatlemania mencapai puncaknya pada 1964: The Ed Sullivan Show pada 9 Februari ditonton sekitar 73 juta orang di AS, dan pada 4 April mereka menguasai lima posisi teratas Billboard Hot 100.
- Mereka berhenti tur setelah konser di Candlestick Park pada 29 Agustus 1966 dan menjadi pelopor musik studio lewat Revolver serta Sgt. Pepper's Lonely Hearts Club Band (1967).
- Abbey Road (1969) dan Let It Be (1970) menutup kisah mereka, dan Paul McCartney mengumumkan keluar pada 10 April 1970.
- Warisan mereka mencakup 20 lagu nomor satu Hot 100, Rock and Roll Hall of Fame (1988), dan lagu terakhir, "Now and Then", yang meraih Grammy pada 2025.
Tonggak penting The Beatles sekilas

Awal di Liverpool: Quarrymen dan pesta gereja (1957–1960)
John Lennon membentuk grup skiffle bernama Quarrymen di Liverpool pada 1956. Pada 6 Juli 1957, di pesta gereja di Woolton, Paul McCartney yang berusia 15 tahun bertemu Lennon yang berusia 16 tahun setelah menonton penampilan grup itu. McCartney segera bergabung, dan George Harrison menyusul pada 1958.
Grup ini beberapa kali berganti nama, termasuk Johnny and the Moondogs dan Silver Beetles, sebelum memakai nama The Beatles pada 1960. Stuart Sutcliffe sempat menjadi bassis, dan Pete Best menjadi drummer sampai 1962.
Hamburg dan Cavern Club (1960–1962)

Pada Agustus 1960 grup ini berangkat ke Hamburg, Jerman, untuk residensi panjang pertama di sejumlah klub di kawasan St. Pauli, bermain berjam-jam setiap malam. Jadwal yang berat itu mengasah stamina dan kemampuan panggung mereka, dan kini Beatles-Platz di Hamburg mengenang masa itu dengan siluet baja keempat personel.

Kembali ke Liverpool, mereka menjadi langganan Cavern Club di Mathew Street. Brian Epstein, pengelola sebuah toko kaset, pertama kali menyaksikan mereka di sana pada November 1961 dan segera menjadi manajer mereka. Setelah Decca Records menolak mereka, produser George Martin mengontrak mereka di label Parlophone milik EMI pada 1962.
Hit pertama (1962–1963)
Pada Agustus 1962 Ringo Starr menggantikan Pete Best sebagai drummer, melengkapi formasi yang dikenal dunia. Single pertama mereka, "Love Me Do", dirilis di Inggris pada 5 Oktober 1962. Album debut Please Please Me menyusul pada 22 Maret 1963, dan sepuluh dari empat belas lagunya direkam dalam satu sesi maraton pada 11 Februari 1963.
Pada akhir 1963, single seperti "From Me to You", "She Loves You", dan "I Want to Hold Your Hand" menjadikan mereka grup terbesar di Inggris, dan media mulai memakai istilah Beatlemania.
Beatlemania dan penaklukan Amerika (1963–1965)

The Beatles mendarat di Bandara John F. Kennedy, New York, pada 7 Februari 1964. Dua hari kemudian, 9 Februari, mereka tampil di The Ed Sullivan Show yang ditonton sekitar 73 juta orang Amerika, rekor bagi televisi AS pada saat itu.
Pada 4 April 1964 mereka menguasai lima posisi teratas Billboard Hot 100 sekaligus, lewat "Can't Buy Me Love", "Twist and Shout", "She Loves You", "I Want to Hold Your Hand", dan "Please Please Me". Billboard menyebutnya sebagai satu-satunya kali sebuah artis menguasai seluruh lima besar, dan minggu itu mereka memiliki dua belas lagu di tangga lagu.
Film menyusul: A Hard Day's Night (1964) dan Help! (1965). Pada 1965 keempatnya menerima gelar MBE, dan pada 15 Agustus mereka tampil di Shea Stadium, New York, salah satu konser rock stadion raksasa pertama.
Dari grup tur menjadi pelopor studio (1965–1967)
Menjelang 1965 musik mereka semakin dewasa. Rubber Soul (Desember 1965) dan Revolver (Agustus 1966) menghadirkan sitar, tape loop, aransemen string, dan lirik yang lebih personal. "Yesterday", "Eleanor Rigby", dan "Tomorrow Never Knows" menunjukkan betapa jauh mereka bergerak dari "Love Me Do".
Jeritan penonton menenggelamkan musik, dan grup ini lelah bertur. Konser publik penuh terakhir mereka berlangsung di Candlestick Park, San Francisco, pada 29 Agustus 1966.
Mereka lalu mencurahkan tenaga ke studio. Sgt. Pepper's Lonely Hearts Club Band, dirilis pada 1 Juni 1967, merangkai lagu-lagunya dalam satu konsep, memakai orkestra pada "A Day in the Life", dan memenangi Grammy Album of the Year pada 1968.
Apple, White Album, dan Abbey Road (1967–1969)

Brian Epstein meninggal pada 27 Agustus 1967, dan grup ini meluncurkan perusahaannya sendiri, Apple Corps, pada 1968. Pada tahun itu mereka merilis album ganda The Beatles, yang dikenal sebagai White Album, berisi rock, folk, hingga kolase eksperimental, bersama single "Hey Jude".
Sebagian besar rekaman mereka dibuat di studio EMI di St John's Wood, London, yang kemudian dinamai Abbey Road Studios menurut albumnya. Pada 30 Januari 1969 mereka tampil bersama untuk terakhir kalinya di depan publik, yaitu konser atap tanpa pengumuman di gedung Apple, 3 Savile Row.
Abbey Road dirilis pada 26 September 1969 dan ditutup dengan medley terkenal di sisi kedua. Sampulnya, difoto Iain Macmillan pada 8 Agustus 1969, memperlihatkan keempatnya menyeberang di zebra cross di depan studio.
Let It Be dan bubarnya grup (1969–1970)
Ketegangan soal bisnis dan arah kreatif makin besar. Album terakhir yang dirilis, Let It Be (8 Mei 1970), sebagian besar direkam pada Januari 1969, sebelum Abbey Road, dan kemudian memenangi Oscar untuk Best Original Song Score.
Pada 10 April 1970 Paul McCartney mengumumkan keluar dari grup, dan kemitraan band secara resmi dibubarkan pada Desember 1974. Akhir kisah ini lebih karena para personel semakin berbeda ide musik dan ingin mandiri, bukan karena satu peristiwa dramatis.
Setelah The Beatles: karier solo dan lagu terakhir
Keempatnya sukses berkarier solo. Lennon merilis Imagine (1971), McCartney membentuk Wings, Harrison menerbitkan album tiga cakram All Things Must Pass (1970), dan Starr meraih hit seperti "It Don't Come Easy". John Lennon ditembak dan meninggal di New York pada 8 Desember 1980, dan George Harrison meninggal pada 29 November 2001.
Pada 1990-an McCartney, Harrison, dan Starr menyelesaikan dua demo Lennon yang belum dirilis untuk proyek Anthology, yaitu "Free as a Bird" (1995) dan "Real Love" (1996). Pada 2021 dokumenter Get Back karya Peter Jackson menengok kembali sesi rekaman 1969. Pada 2 November 2023 grup ini merilis "Now and Then", yang disebut McCartney sebagai lagu terakhir The Beatles. Lagu itu dibuat dari demo kasar Lennon, dengan teknologi machine learning untuk memisahkan suaranya dari piano, dan meraih Best Rock Performance di Grammy pada Februari 2025.
Lagu-lagu The Beatles paling terkenal
- "Love Me Do" (1962): single pertama mereka.
- "She Loves You" (1963): hit "yeah, yeah, yeah" yang memicu Beatlemania.
- "I Want to Hold Your Hand" (1963): lagu nomor satu pertama mereka di AS.
- "Yesterday" (1965): balada McCartney dengan kuartet gesek, salah satu lagu yang paling sering direkam ulang.
- "Strawberry Fields Forever" dan "Penny Lane" (1967): double A-side yang terinspirasi tempat-tempat di Liverpool.
- "A Day in the Life" (1967): penutup orkestral Sgt. Pepper.
- "Hey Jude" (1968): berdurasi lebih dari tujuh menit dan sembilan minggu di nomor satu AS.
- "Come Together" (1969): lagu pembuka Abbey Road, ditulis Lennon.
- "Here Comes the Sun" (1969): lagu Harrison dari Abbey Road.
- "Let It Be" (1970): lagu penguat ala McCartney sekaligus judul album terakhir mereka.
Rekor, penghargaan, dan peringkat

- 20 lagu nomor satu di Billboard Hot 100, terbanyak di antara semua artis menurut Guinness World Records.
- Menguasai lima posisi teratas Hot 100 sekaligus pada 4 April 1964.
- Grammy Album of the Year untuk Sgt. Pepper's Lonely Hearts Club Band (1968).
- Oscar untuk Best Original Song Score lewat Let It Be.
- Masuk Rock and Roll Hall of Fame pada 1988 dan menerima Grammy Lifetime Achievement Award pada 2014.
- Grammy Best Rock Performance untuk "Now and Then" pada 2025, kemenangan Grammy pertama mereka sejak 1997.
- Paul McCartney dianugerahi gelar kesatria (knight) pada 1997 dan Ringo Starr pada 2018.
Warisan: Liverpool, Abbey Road, dan katalog yang tak lekang

Liverpool masih hidup dari kisah grup ini: Cavern Club, Penny Lane, Strawberry Field, dan patung perunggu di Pier Head menarik pengunjung dari seluruh dunia. Di London, zebra cross di depan Abbey Road Studios ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya Grade II pada 2010 dan tetap menjadi salah satu tempat paling sering difoto di kota itu.
Secara musikal, pengaruh mereka ada di mana-mana: menulis lagu sendiri, memakai studio secara kreatif, merilis album sebagai karya utuh, dan memperlakukan musik pop sebagai seni. Di Indonesia, grup seperti Koes Bersaudara, yang kemudian menjadi Koes Plus, termasuk yang dipengaruhi gelombang British Invasion yang dipimpin The Beatles. Pendengar baru terus berdatangan lewat layanan streaming, edisi remaster, dan dokumenter.
Pertanyaan yang sering diajukan
Siapa itu The Beatles?
The Beatles adalah grup rock asal Liverpool, Inggris, yang aktif dari 1960 sampai 1970. Mereka dianggap luas sebagai grup paling berpengaruh dalam musik populer.
Siapa saja anggota The Beatles?
John Lennon (1940–1980), Paul McCartney, George Harrison (1943–2001), dan Ringo Starr. Stuart Sutcliffe dan Pete Best menjadi anggota pada tahun-tahun awal.
Apa single pertama The Beatles?
"Love Me Do", dirilis di Inggris pada 5 Oktober 1962. Album pertama mereka, Please Please Me, terbit pada 22 Maret 1963.
Kapan dan mengapa The Beatles bubar?
Paul McCartney mengumumkan keluar pada 10 April 1970. Perpisahan itu dipicu sengketa bisnis dan perbedaan arah kreatif, dan kemitraan band secara resmi dibubarkan pada Desember 1974.
Berapa album yang dirilis The Beatles?
Dua belas album studio di Inggris antara 1963 dan 1970, dari Please Please Me sampai Let It Be, ditambah single, EP, dan kompilasi yang terbit kemudian.
Apa lagu terakhir The Beatles?
"Now and Then", dirilis pada 2 November 2023. Lagu ini diselesaikan dari demo kasar John Lennon dan meraih Grammy Best Rock Performance pada 2025.
Album The Beatles mana yang dianggap terbaik?
Kritikus sering menyebut Revolver, Sgt. Pepper's Lonely Hearts Club Band, dan Abbey Road, meski Rubber Soul dan White Album juga muncul di banyak daftar terbaik. Pada akhirnya soal selera.
Penutup
Hampir enam puluh tahun setelah konser terakhir mereka, The Beatles masih terdengar hidup. Dari grup skiffle di pesta gereja sampai Cavern Club, panggung Ed Sullivan, dan studio Abbey Road, empat sahabat dari Liverpool menulis ulang aturan musik populer hanya dalam delapan tahun merekam. Kalau baru mengenal mereka, mulailah dengan daftar putar lagu di atas, lalu dengarkan Revolver dan Abbey Road dari awal sampai akhir.

